OMG: Doggy style??!$#@

Sebagai seorang ibu dari dua anak, yang juga seorang pekerja, kerap kali saya harus meninggalkan anak-anak saya untuk tugas ke luar kota. Minggu lalu, saya harus pergi dinas ke kota Jogyakarta untuk 3hari. Selama berdinas, anak-anak ditemani sang ayah. Suatu sore, suamiku mengirimkan sms, “Bu, Bening melarang Bapak memutar DVD “wanted”nya Angelina Jolie (http://www.wantedmovie.com/), karna katanya ada joroknya”. Hah?!! Saya kaget sekali.. bagaimana Bening, putri pertama saya, bisa tahu tentang adegan “jorok” di film tersebut. Seingat saya, waktu saya hanya sendirian menonton film tersebut, tapi kemudian saya teringat bahwa saya lupa mengeluarkan film tersebut dari dvd playernya. Duh.. gawat… *panik mode*

Ketika saya pulang ke rumah, saya mencoba mengajak bicara Bening… “Bening, kata Bapak, Bening liat film ibu ya? Yang mana ya? Emang ada yang jorok? yang seperti apa siy?”

Tau gak jawabannya?

“Iya, ada joroknya, ada orang gak pake baju, trus dia kayak Axcel gituh.. ” (Red, Axcell adalah anjing jantan Rottweiler peliharaan saya, yang hobby “menaiki” si Galen, anjing rottweiler betina peliharaan saya juga).

P

Inilah si Axcell & Galen

*Gubrak* OMG – Oh My God….

Trus dia juga meledek saya..

“Ayoooo, film ibu jorok… film ibu jorok.. “

Duh.. serasa di”tampar” muka ini.. merah kuning ijo rasanya..

Saya langsung terdiam, dan otomatis speechless… langsung saja saya mencoba mengalihkan topik pembicaraan ke isu lainnya “Bening hari ini sudah mengerjakan PR?”๐Ÿ˜›

If you were me, what would you do?

Well, sebenarnya ini adalah kecolongan kedua kali dari keteledoran saya menyimpan barang2 yang “anonoh” alias tidak senonoh untuk anak.

Dulu, saya pernah memiliki sebuah majalah “dewasa” keluaran luar negeri “Pent****e” yang sudah saya simpan dan sembunyikan dengan rapi. Disuatu saat, rumah saya direnovasi dan kemudian entah bagaimana tiba-tiba Bening, saat itu berusia 2tahun, dengan santai menaruh majalah tersebut dihadapan saya.

“OH MY GOD!!!” saya langsung ambil majalah tersebut, membungkusnya dan keesokan harinya langsung menghibahkan majalah tersebut ke seorang teman yang memang kolektor.

KAPOK!!! Saat ini saya sudah tidak punya film atau pun majalah yang bersifat “dewasa”, tapi masih punya koleksi film DVD, yang belum pantas di lihat oleh anak2 seusia Bening (6th) dan Ulan (5th), yang tetep musti diamankan dari jangkauan anak-anak.

Oh dear… how did my parents survive the growing pains?๐Ÿ™‚

Leave a comment

Filed under Kids

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s